Mengenal Pengertian serta Contoh Qardhul Hasan Bank Syariah

Operasional bank berbasis syariah tentu saja harus sesuai dengan hukum Islam. Fasilitas bank berbasis syariah ini pun semakin banyak diminati karena memang dirasa aman bagi nasabah beragama Islam. Salah satu konsep yang dijalankan dalam bank syariah yaitu qardhul hasan. Kali ini akan dibahas pengertian serta contoh qardhul hasan bank syariah dalam pelayanan perbankan yang diberikan.

Pengertian

Mari pahami dulu apa sebenarnya qardhul hasan itu. Qardhul hasan bisa diartikan sebagai sebuah sistem yang berhubungan dengan semua jenis pinjaman tanpa imbalan. Sistem ini menggunakan asas hukum ai-qardh al hasan. Qardh itu sendiri berarti aktivitas pinjam dan meminjam dana yang tidak menggunakan sistem imbalan.

Dalam sistem qardh ini nantinya peminjam akan menanggung kewajiban untuk mengembalikan dana pokok pinjaman. Sistem pengembalian pinjaman akan dibagi menjadi dua pilihan yaitu secara langsung atau cicilan dengan jangka waktu terbatas. Lain dengan sistem pinjaman bank konvensional, sistem qardh ini akan menganut sistem pinjaman yang tidak melibatkan nilai imbalan apapun.

Dalam sistem qardh ini, perlu diketahui bahwa konsepnya bukan mencari keuntungan dari suatu program pinjaman dana. Qardh dalam bank syariah akan dijalankan dengan tujuan menolong orang lain yang benar-benar butuh bantuan dana. Jika ada hasil keuntungan yang diperoleh dari pinjaman dana, maka akan dianggap riba dan tak dianggap dalam sistem ini.

Ketentuan Umum

Dalam setiap sistem pinjaman yang berlaku di suatu bank, selalu ada ketentuan umum yang wajib diikuti oleh peminjam. Berikut adalah ketentuan umum akad qardhul hasan bank syariah:

  • Pinjaman hanya diberikan khusus bagi nasabah membutuhkan
  • Nasabah wajib menyetorkan kembali dana pokok pinjaman sesuai waktu yang sudah disepakati
  • Biaya administrasi pinjaman nantinya akan menjadi tanggung jawab nasabah
  • Pihak LKS (Lembaga Keuangan Syariah) memiliki hak meminta jaminan kepada peminjam dana
  • Nasabah al-qardh bisa menyetorkan tambahan atau sumbangan dana sukarela kepada pihak LKS
  • Pembayaran pinjaman dapat dilakukan secara langsung atau angsuran
Baca Juga »  2 Cara Membuka Rekening BCA Yang Diblokir Termudah

Lalu, bagaimana jika peminjam tak bisa mengembalikan dana tersebut tepat waktu sesuai perjanjian? Maka LKS nantinya akan memastikan ketidakmampuan nasabah. Jika memang nasabah tidak mampu membayar, maka LKS bisa memperpanjang jangka waktu pembayaran. Selain itu, LKS juga bisa menghapus sebagian atau keseluruhan kewajiban dari nasabah.

Contoh

Mari pahami juga prinsip pinjaman ini melalui contoh qardhul hasan bank syariah yang bisa terjadi di masyarakat. Misalnya, nasabah ingin mendapatkan modal pinjaman uang untuk kebutuhan usaha. Maka pihak bank syariah dapat memberikan pinjaman melalui akad qardh dalam bentuk program pinjaman bagi para pelaku usaha.

Besarnya pinjaman akan ditentukan bersama lengkap dengan jangka waktu pengembalian. Setelah semua ketentuan dipahami bersama, maka bisa dilakukan ijab qabul untuk mengesahkan perjanjian pinjaman tersebut. Perlu diketahui bahwa bentuk pinjaman al qardh ini sangat beragam, di antaranya adalah:

  • Program pinjaman pendidikan
  • Pinjaman berbagai produk kredit syariah dari pihak bank
  • Produk pinjaman yang dipakai memenuhi kebutuhan haji dan umrah
  • Pinjaman modal usaha kecil

Perlu diketahui bahwa jenis pinjaman ini akan dipengaruhi oleh pihak bank syariah yang terlibat. Setiap bank syariah memiliki penawaran produk pinjaman yang beragam. Jadi, bisa disesuaikan saja dengan kebutuhan dan pahami dulu aturannya sebelum mengajukan pinjaman.

Itulah pembahasan singkat mengenai pengertian serta contoh qardhul hasan bank syariah. Bank berbasis syariah tentu akan menerapkan semua prinsip operasional perbankan sesuai hukum Islam. Mulai dari ketentuan pengelolaan tabungan hingga pengolahan dana pinjaman kepada nasabahnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.