Hati- Hati! Usaha Tidak Jelas, Terima Bansos UMKM, Wajib Mengembalikan

Bansos UMKM

Para Penerimaan Banpres UMKM namun usahanya tidak jelas, Siap-siap saja untuk kembalikan uang yang sudah di terima sebesar 2,4 juta.

Program Bantuan Presiden produktif atau Bantuan Langsung Tunai (BLT) sebesar Rp 2,4 juta untuk UMKM memasuki tahap survei oleh BRI.

Penerima BLT UMKM tahap I sudah memasuki survei terhadap pelaku usaha yang mengajukan program tersebut.

Kabid DPKUKM Nandang Sunandar mengatakan Penerima BLT UMKM tahap I sudah memasuki survei terhadap pelaku usaha yang mengajukan program tersebut.

“Sekarang sudah mulai survei oleh pihak Bank BRI dan nantinya di survei juga oleh DKPD secara random,” kata Nandang , Senin (26/10/2020).

Sanksi Usaha Bodong

Setiap penerima bantuan bila ditemukan usaha secara fiktif akan dikenakan sanksi berupa pengembalian uang secara utuh sebesar 2,4 juta.

“Kita cek benar tidak usahanya, kalau memang dia berbohong harus dikembalikan lagi,” jelasnya.

Seluruh stakeholder yang mengurus pengajuan program tersebut harus disertakan penjelasannya agar masyarakat mengetahui ketentuan dan sanksi yang diterima karena ini merupakan usaha berkepanjangan.

“Kepada masyarakat dan semua baik dari unsur RT sampai kecamatan terkait bantuan langsung untuk pelaku UMKM jadi harus benar-benar yang usaha dan pelaku usaha yang belum pernah akses ke bank, yakni kredit tanpa terkecuali hanya nabung itu berhak menerima,” pungkasnya.

Dan juga yang sudah dapat BLT UMKM wajib segera ke bank. Sebab jika terlalu lama mencairkan bisa ditarik lagi sama pemerintah.

Cara Cek Bantuan UMKM

Untuk Mengecek penerima Banpres Produktif UMKM sebagai salah satu skema untuk membantu para pelaku usaha kecil dan mikro, adalah dengan cara mengakses, https://eform.bri.co.id/bpum

Pemerintah telah meluncurkan program Banpres Produktif atau BBLT sebesar Rp 2,4 juta kepada pengusaha mikro sebagai dana hibah untuk membantu para pengusaha di tengah pandemi covid-19.

Baca Juga »  3X Gagal Lolos Daftar Kartu PRAKERJA, Ikuti Cara Ini Agar Tidak Gagal Ke 4X

Bantuan tersebut sudah disalurkan ke lebih dari 838.444 pengusaha mikro per 28 Agustus 2020 lalu.

Deputi Bidang Pembiayaan Kementerian Koperasi dan UKM (DPKUKM ) Hanung Harimba Rachman. Meminta penerima BLT UMKM segera datang ke bank untuk melakukan proses pencairan.

Sebab bila tidak melakukan proses verifikasi atau pencairan dana, maka bantuan tersebut akan ditarik atau dikembalikan ke pemerintah.

Pengusaha mikro yang dapat bantuan akan diberitahukan dari SMS, dalam pemberitahuan itu mereka diarahkan untuk datang ke perbankan Himbara.

Jadi ketika disuruh untuk datang ya harus datang mengkonfirmasi, lalu dicairkan lah dana tersebut.

Untuk penyalurannya, Presiden menjelaskan bahwa dana bantuan akan langsung ditransfer kepada rekening para pelaku usaha langsung, tanpa melalui pihak lain.

Bila tidak dilakukan pencairan atau konfirmasi sama sekali, maka pihak perbankan harus mengembalikan dananya kembali ke pemerintah.

Leave a Reply

Your email address will not be published.