Viral Petugas Rampas Hape Warga Saat Evakuasi Jenazah

Kejelian netizen merespon video tersebut patut diacungi jempol. Netizen mempertanyakan kejadian di detik ke 35, terlihat seorang petugas merampas atau merebut HP milik warga, yang sedang mengabadikan proses pemulasaran jenazah Covid-19, yang membawa jenazah melewati banjir di satu komplek perumahan.
kun resmi twitter Divisi Humas Polri menggunggah video, yang narasinya bertuliskan, “POLDA METRO JAYA – Tim Pemulasaran Jenazah Covid-19 Polda Metro Jaya Evakuasi Jenazah Ditengah Banjir”.

Video itu diunggah akun @DivHumas_Polri pada pukul 1.12 Wib, Sabtu (20/02/2021), berdurasi 1:12 detik, yang telah ditonton ratusan ribu kali

viral detik 35

Netizen pun mempertanyakan alasan petugas yang merebut HP milik warga, yang mengambil dokumentasi dari halaman rumahnya.

Di 33 menit pertama sejak diunggah, akun @achrozikin mempertanyakan aksi perampasan tersebut. “Kenapa detik ke 35 hapenya dirampas. Sedangkan dari tim mereka sendiri sedang mendokumentasikan dari depan, dan kemudian dipublikasikan di kanal ini, “Padahal citra yang mau ditunjukkan adalah citra baik. Tapi gara-gara beberapa detik peristiwa itu, citra dan pesannya jadi buram,” cuitan twitter @achrozikin.

detik ke 35 perampasan hp warga

hashtag detik 35/ #detik35 pun menjadi trending topic. Bahkan, paranormal Mbah Mijan turut mengomentari video ini.

Pada video itu,  petugas terlihat mengutak-atik ponsel warga yang ‘dirampas’ sambil berjalan .

Setelah selesai  dengan ponsel itu, petugas tersebut kemudian meletakkannya di pagar warga lain tanpa mengembalikannya kepemiliknya.

Tak lama petugas yang lain terdengar melarang warga merekam aktivitas petugas.

Namun, tak berselang lama, video yang diunggah Humas Polri pada Sabtu, 20 Februari 2021 ini dihapus atau di-take down oleh pihak Polri. Namun, nampaknya sudah cukup banyak warganet yang mengunduhnya. Belum ada konfirmasi terkait hal ini dari pihak yang berkaitan.

Baca Juga »  Lebih Cepat Menular, Waspada Varian Covid B117 Sudah Masuk Indonesia

Namun diingat diberbagai negara maju merekam tanpa persetujuan  memang bisa menjadi masalah hukum yang  serius misal video dbawah ini, jadi netizen harus bisa menyikapi dengan baik dan bijak kejadian ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published.